by

Bawaslu Masih Kaji Bukti Pelaporan Kecurangan dari BPN Prabowo-Sandi



AR

KANALSATU.info – Anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Fritz Edward Siregar mengatakan pihaknya masih mengkaji bukti dari pelaporan kecurangan Pemilu yang sistematis, terstruktur, dan masif yang dilaporkan BPN Prabowo-Sandi.

“Terhadap semua laporan masih dilakukan kajian, apakah terpenuhi syarat materiil dan syarat formilnya,” kata Fritz, ketika ditemui di kantornya, Senin (13/5).

Fritz mengaku kemarin pihaknya telah menerima kedatangan para Sekjen koalisi parpol pendukung Prabowo-Sandi untuk membahas seputar pelaksanaan pada Pemilu kali ini, serta pelaporan kecurangan yang telah diserahkan kepada pihaknya.

banner 300250

“Bertanya mengenai laporan yang sudah disampaikan bahwa kan kemarin pada hari Jumat pada saat ada demo kemarin BPN juga menyampaikan ada beberapa laporan kepada Bawaslu. Beberapa laporan pelanggaran administrasi tersebut, termasuk ada 1 laporan pelanggaran terstruktur, sistematis, dan masif,” kata Fritz.

Fritz mengatakan pihaknya akan memproses setiap laporan jika telah memenuhi persyaratan materil dan formil. Saat ini, kata ia, dalam laporan terkait keterlibatan ASN dalam pemenangan Jokowi-Ma’ruf, ia menilai masih perlu perbaikan.

“Ada beberapa hal yang masih perlu diperbaiki terkait dengan syarat formil dan materilnya, nanti kita lihat dulu,” kata Fritz.

Sebelumnya, Sekretaris Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi melaporkan adanya dugaan keterlibatan aparatur sipil negara (ASN) dalam memenangkan Jokowi-Ma’ruf dalam Pilpres kali ini.

“Kita melaporkan berbagai macam kecurangan ke bawaslu terkait pilpres 2019 kemarin. Ini adalah laporan pertama kita terkait dengan dugaan pelanggaran yang sifatnya terstruktur, sistematis dan masif (TSM),” ujar Hanafi, di Kantor Bawaslu RI, Jakarta Pusat, Jumat (10/5).

banner 300250

Menurutnya, keterlibatan ASN termasuk dalam kecurangan yang bersifat terstruktur, sistematis, dan masif. Sehingga, ia meminta Bawaslu memproses laporan yang ia ajukan tersebut.

 

 

close