by

Yuuk, Wisata Religi di Patung Buddha Raksasa Leshan



SMM

KANALSATU.info – Tiongkok merupakan salah satu tujuan wisata populer wisatawan dari berbagai penjuru dunia. Dengan wilayahnya yang luas, ada banyak juga tempat wisata yang tersebar di tiap wilayah Tiongkok.

Tiongkok terkenal dengan sejarah dinasti dan religi Buddhanya yang begitu kental. Hal ini dapat kita lihat di tempat wisata sejarah dan religi yang sangat diminati—salah satunya Leshan Giant Buddha atau Patung Buddha Raksasa Leshan.

Patung batu Buddha ini merupakan patung Budha raksasa tertinggi di dunia dengan tinggi 71 meter dan lebar 28 meter ini dipahat pada bebatuan permukaan tebing yang berlokasi di wilayah selatan propinsi Sichuan, dekat kota Leshan. Lokasi ini jadi pertemuan tiga sungai, yaitu Sungai Min, Sungai Qingyi, dan Sungai Dadu, Tiongkok.

banner 300250

Menurut sejarahnya, patung ini dibangun tahun 713 M pada masa Dinasti Tang dan selesai pada tahun 803 M dan merupakan ide dari seorang biksu bernama Hai Tong. Pada waktu itu, perhatian Hai Tong tertuju pada keselamatan para pencari nafkah di sekitar pertemuan tiga sungai tersebut.

Banyak terjadi kecelakan kapal dan bencana yang dipercaya karena roh air di wilayah tersebut. Oleh karena itulah, Hai Tong memutuskan untuk mengukir patung di samping sungai dengan harapan Buddha akan membawa roh air di bawah kendali. Selain itu, batu yang jatuh pada saat pengukiran tebing akan mengurangi gaya air di sana.

Setelah 20 tahun memohon sedekah, Hai Tong akhirnya mengumpulkan cukup uang untuk merealisasikan rencana tersebut. Namun, ketika uang pendanaan untuk pembangunan tersebut terancam oleh pejabat yang ingin menyalahgunakan, Hai Tong mengatakan kepada mereka bahwa mereka bisa mendapatkan bola matanya, tetapi bukan uang yang dikumpulkan untuk Sang Buddha. Setelah Hai Tong mencungkil bola matanya, para pejabat itu lari ketakutan.

Proyek ini setengah selesai ketika Hai Tong meninggal, lalu dua muridnya melanjutkan proyek tersebut. Setelah bekerja keras selama 90 tahun, proyek itu akhirnya selesai.

Selain sejarahnya yang begitu menarik, patung ini sendiri memiliki banyak keunikan. Patung ini juga dikenal dengan sebutan “dafo” atau pahatan patung Buddha Maitreya yang tengah duduk dengan tangan bertumpu pada kedua lututnya, serta mata yang memandang ke arah sungai.

banner 300250

Keunikan yang lain adalah adanya beberapa saluran pembuangan tersembunyi yang dibangun pada bagian rambut, leher, dada, serta di lubang-lubang yang ada di belakang telinga patung Buddha. Saluran pembuangan ini berfungsi untuk mencegah erosi dan pelapukan pada patung.

Di salah satu teras di sebelah telinga Buddha, terdapat patung biksu Hai Tong. Di belakangnya, terdapat Museum Kuil Lingyun, tempat para pengunjung dapat mempelajari proses konstruksi serta renovasi “dafo”. Sampai sekarang, patung ini telah dirawat secara teratur selama 1.200 tahun.

Kekaguman Anda tidak akan terhenti pada sejarah dan kemegahan Leshan Giant Buddha saja. Keindahan panorama di kawasan wisata ini sungguh sangat memesona. Pemandangan alam yang begitu hijau dan asri dipadukan dengan patung yang berada di tebing berwana coklat kemerahan menambah keindahan tempat wisata ini.

 

 

close

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *